PMIPTI Berdiskusi: Perkembangan Ekonomi di Selatan Thailand

Published by Ampera on

Semarang- Persatuan Mahasiswa Islam Patani (Selatan Thailand) di Indonesia (PMIPTI) Semarang mengadakan forum diskusi Ilmiah dengan angkat  tema “Perkembangan Ekonomi di Selatan Thailand” forum ini diselenggarakan oleh departemen Pendidikan dan Kebudayaan (DEP.DIKBUD) Persatuan Mahasiswa Islam Patani (Selatan Thailand) di Indonesia (PMIPTI) Semarang pada 18/8/2024 di Sekretariat PMIPTI Semarang.

Saudara Ansori Salaeman, Sebagai narasumber luar biasa dalam diskusi ilmiah pada kali ini, Beliau paparkan bahwa di Selatan Thailand terbahagi kepada tiga golongan orang pertama golongan orang yang berkembang yaitu orang yang mempunyai modal, kedua golongan orang yang selaras yaitu orang yang makan gaji (PNS), dan ketiga golongan orang yang tidak ada kemahiran yaitu Karyawan. Pada pendemi Covid-19 menjadi hambatan besar di Selatan Thailand membuat banyak orang kehilangan pekerjaan dikira persen 76% orang kehilangan kerja hanya pihak orang makan gaji saja (PNS) yang tidak kehilangan pekerjaan. Setelah pendemi Covid-19 mulailah ada peningkatan bagi orang yang punya modal dengan secara pribadi saja melalui usahanya sendiri orang yang tidak punya modal atau karyawan masih sulit untuk mencari pekerjaan terpaksa menjauhkan kampung halaman mencari kerja.

Beberapa faktor utama dalam ekonomi di selatan Thailand yaitu Modal, Profesional, Perekonomian Thailand sedang terpuruk.

Di selatan Thai sendiri mempunyai banyak sumber kakayaan untuk mengembangkan ekonomi seperti buah-buahan dan lain-lain, Buah-buahan sendiri berkembang hanya musimnya sahaja. Masyarakat di selatan thai sendiri juga masih kurang ada kesadaran untuk melahirkan ekonomi berdikari dengan membangun ekonomi secara kolektif.

Harapan Saudara Ansori, Kepada Mahasiswa Patani  memperkirakan dan meningkatkan profesional untuk membina masyarakat di Patani dengan jiwa yang penuh pengorbanan.

Kata-kata inspirasi Saudara dalam diskusi kali ini “Menjadi Singa di Negeri Orang, Pulang menjadi Harimau di tanah air. Jangan menjadi singa di negeri orang sehingga menjadi kucing dinegeri sendiri”.

Foto Diskusi Via Zoom Meeting

  • Reporter: DEP.SOKOM
  • Editor: Long Patani